Perjalanan Ke Pulau Rinca dan Pelor

Mungkin bagi sebagian orang, mendengar nama kedua pulau diatas untuk pertama kali masih terdengar asing di telinga right, but it’s okay guys, dengan bantuan mbah google, kita dengan gampang dapat mengetahui dimana sebenarnya lokasi pulau-pulau tersebut diatas. Yap betulll 100, kedua pulau tersebut merupakan pulau yang berada di Flores tepatnya di Manggarai Barat *uhuk Labuan Bajo uhuk*. Cara menuju ke pulau-pulau ini dapat ditempuh dengan berada di Labuan Bajo terlebih dahulu (Direct flight dari Jakarta maupun Denpasar sudah tersedia sepanjang hari), setelah itu kalian bisa segera ke daerah pelabuhan baik di Kampung Ujung maupun langsung ke Pelabuhan Tilong, dan memilih sendiri dari orang-orang yang menawarkan trip baik harian maupun menginap di pulau (atau sepaket dengan hotel kalian bermalam tentunya). Jarak yang ditempuh dari bandara menuju pelabuhan sangat singkat cukup 15 menit saja, ingat di Bandara Komodo belum ada taksi resmi dan semacamnya, jadi oke saja jika ada banyak tukang ojek maupun travel pribadi yang menawarkan jasa mengantarkan Anda ke lokasi tujuan, (jangan lupa tawar harga ya). Harga island trip bervariasi tergantung kapan Anda berkunjung disini, biasanya untuk one day trip (seharian dari pagi hingga sore berkeliling di pulau-pulau diatas maupun pulau lainnya jika waktu masih memungkinkan) menelan biaya antara 2 juta – 8 juta untuk speed boat yang bisa diisi hingga 10-12 orang. Saya sendiri secara pribadi pernah dapat harga 2,5 juta seharian karena kenal dengan salah satu owner kapalnya disini hingga harga 8 juta (diskon 50% jadi 4 juta — trik sales abis yaelah nih owner kapal lol), karena boat dari owner yang saya kenal sedang full hiks.  So, langsung saja ringkasan dari kunjungan kedua pulau tsb:

  1. Pulau Rinca

DSCF9943.JPG

Sebagai bagian dari salah satu pulau di Taman Nasional Komodo (alongside with Pulau Komodo dan Pulau Padar, Pulau Rinca ini adalah pulau dimana kalian-kalian bisa melihat komodo juga secara langsung di habitat aslinya. Namun di Rinca dengan lahan yang gersang, Komodo disini menurut pengakuan guide kami dan juga hasil pengamatan saya sendiri setelah trekking di Rinca dan Komodo (report pas ke Komodo later yes, masih mencari foto-fotonya di folder hp hehe), memang komodo di Rinca jauh lebih kecil (walaupun tetep aja gede banget bagi itungan kadal guys wkwk). Setelah 45 menitan dari daratan pelabuhan di Labuan Bajo dan akhirnya sampai (dan membaca papan tulisan bahwa pantai tempat kita mendarat tadi ada buaya lautnya jadi diharap jangan berenang di pantainya *glek*), kita akan langsung ditawari oleh guide-guide yang saling menawarkan diri, iyain aja karena trekking memang perlu guide mau gak mau. Setelah membayar di loket, (seingat saya nih ya, 85 ribu per orang, maaf jika sudah beda or salah harga), langsung deh si guide briefing sebentar tentang trek yang dimau dan berapa lama kira-kira trek tersebut akan ditempuh, kita sih, karena emang dasarnya males jalan dan sudah panas (Indonesia bingits) tak ayal pilih rute terpendek. Ditempuh selama kurang lebih 45 menitan saja sudah dengan poto-poto di sepanjang tkp, berikut penampakan dari Pulau Rinca:

DSCF9935
Kantor Taman Nasional di Rinca, dan foto-foto di sepanjang lokasi trekking below:

Loh, mana foto Komodonya? Monggo…

DSCF9917
Komodo lagi asik manjah di rumah pegawai
DSCF9901
Komodo bunting lagi ngeremin telor (serius nih guys)
DSCF9934
Kalo ini komodo ala-ala (mainan kayu) lagi difoto pas ngafe disini wkwk

Best time to visit jangan terlalu siang ya guys, noted, karena kalau kesiangan komodonya bobok siang dan lagi gak asik jalan atau nongkrong, tapi tenang saja, kalian pasti melihat komodonya kok, karena komodo itu sensitif dengan bau apapun, mereka-mereka ini jadi hobi banget nongkrong di rumah pegawai yang tinggal disini, itulah kenapa rumah-rumah disini pasti tingkat karena takut komodonya ikut naik liat tv bareng hehe. Pokoknya semua terjamin sih disini bisa dibilang, gak perlu takut kehausan atau kelaparan karena ada kafe dan kelapa muda, lokasinya juga terjaga kebersihannya. Good job deh buat pihak pengelola taman nasional untuk ini semoga makin banyak komodonya ya bapak-ibu. (dan jangan lupa siapkan sedikit tips buat guidenya nanti di akhir perjalanan, karena sudah baik banget dan informatif 😉 )

 2. Pulau Pelor

Next perjalanan berlanjut ke Pulau Pelor, perjalanan ditempuh sekitar 30-45 menit dari Rinca kesini, first impression ketika sampai menginjakkan di pulau ini, selain jelas ‘wahh indah banget ya’ adalah, pasirnya lembut banget!!! Putih, bersih, dan merupakan pasir terlembut yang pernah kuinjakkan selama ini (bukan bermaksud lebay ye), jadi pulau ini sebetulnya kecil banget, mungkin ketika air pasang bagian pantainya pasti ketutup air, tapi ada bukit yang bagus banget kalau kita menanjak kesana (20 menitan) sehingga bisa melihat suasana dari atas, sayangnya diriku tak mendakinya karena tidak sempat, namun pemandangan dari bawah sudah bagus banget kok, berikut penampakannya:

Udah ngebayangin dari awal untuk berjemur di pulau ini pas sore gini biar gak kalah sama bule kan, namun apadaya lupa bawa celana renang hiks… Alhasil foto berpakaian lengkap dulu deh:

DSCF9967
Candid penuh kepalsuan

Sekian dulu laporan perjalanan saya kali ini,  tapi dijamin deh dua pulau ini, ketika kalian ke Labuan Bajo harus tak boleh terlewat karena memang kece abis. Masih banyak banget yang belum ter-blog-kan sebenarnya untuk perjalanan selama 5 bulan ini so far merantau di tanah Flores. So please, stay tuned here ya guys, and thanks for reading it! Jangan sungkan-sungkan untuk bertanya apapun baik di kolom komentar or leave me a message. Cheers!

 

 

MH

08092017

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s